Pop Art… Apa Sih?

13 12 2008

Temend2 smoa pernah denger tentang seni retro, vektor art trus apa lagi yah kayak komik kartun jaman dulu, klo kaliand inget itu komikny superman….. pokokny teknik desain gambar yang ngutamain warna2 cerah… Nah yang model gitu itu namanya pop art…

Karya Pak Wedha

Klo kata eyank goo,
” … Pop art (kesenian/kebudayaan ngepop) menurut ”Britannica Ensiclopedia” berkembang awal tahun 60-an, tokohnya antara lain Andy Warhol, Roy Lichtenstein, Claes Oldenburg dan Robert Indiana. Pop art sendiri merupakan karakter penggambaran semua aspek dari kebudayaan populer yang memberikan dampak yang kuat dari kehidupan kontemporer. Ikonografi yang dipakai diambil dari televisi, buku komik, majalah film, dan semua bentuk advertising yang disampaikan secara empati dan objektif tanpa memuja atau penghukuman tetapi dengan menunjukkan kesegaran dalam arti tetap menunjukkan ketepatan teknik komersial yang dipakai media dari ikonografi yang dipinjam.

Selain itu, gerakan pop art merupakan upaya untuk kembali lebih objektif dan umum dalam menerima karya seni. Pada saat itu, ada dominasi seniman abstrak ekspresionis Amerika dan Eropa. Gerakan ini sekaligus merupakan penentangan dan penolakan pada supremasi seni tinggi dan seni avant-garde. Jadi pop art merupakan refleksi dari faktor sosial dan situasi yang dihadapi masyarakat — yang secara mudah dan cepat dieksploitasi media massa.
…” (sumber)

1960s, Psychedelia and Pop Art

Kultur yang populer pada tahun 1960an seperti musik, seni, disain dan literatur menjadi lebih mudah diakses dan merefleksikan kehidupan sehari-hari. Dengan sengaja dan jelas, Pop Art berkembang sebagai sebuah reaksi perlawanan terhadap seni abstrak. Gambar dibawah adalah sebuah poster karya Milton Glaser yang menonjolkan gaya siluet Marcel Duchamp dikombinasikan dengan kaligrafi melingkar. Di cetak lebih dari 6 juta eksemplar. (sumber)

Sekarang ini…dah banyak banget loh perkembangan pop art…sampe ada istilah modern pop art, negara INDONESIA, patut bangga loh pak Wedha, yang setia nge dalemin popart dari tempo dolo..!!!

“…

Karya-karya Wedha kebanyakan adalah lukisan tentang wajah. Menurutnya, wajah manusia tidak harus dipotret atau dilukis dengan warna manusiawi pula. Dia bisa dicorat-coret dengan berbagai garis dan warna-warni lugas dan tegas.

Itu yang dilakukan Wedha Abdul Rasyid, yang sejak tahun 80-an hingga kini menjadi  ilustrator Majalah Hai. Seniman yang melahirkan figur Lupus dan Ninol itu, mencba memotret wajah banyak tokoh nasional maupun internasional dengan gidang-bidang tegas dan warna yang jelas atau lugu. Namun, hasilnya justru melahirkan nuansa dan rasa baru. >>

Karya-karya Wedha kebanyakan adalah lukisan tentang wajah. Menurutnya, wajah manusia tidak harus dipotret atau dilukis dengan warna manusiawi pula. Dia bisa dicorat-coret dengan berbagai garis dan warna-warni lugas dan tegas.

Itu yang dilakukan Wedha Abdul Rasyid, yang sejak tahun 80-an hingga kini menjadi  ilustrator Majalah Hai. Seniman yang melahirkan figur Lupus dan Ninol itu, mencba memotret wajah banyak tokoh nasional maupun internasional dengan gidang-bidang tegas dan warna yang jelas atau lugu. Namun, hasilnya justru melahirkan nuansa dan rasa baru.

Karya-karya Wedha kebanyakan adalah lukisan tentang wajah. Menurutnya, wajah manusia tidak harus dipotret atau dilukis dengan warna manusiawi pula. Dia bisa dicorat-coret dengan berbagai garis dan warna-warni lugas dan tegas.

Itu yang dilakukan Wedha Abdul Rasyid, yang sejak tahun 80-an hingga kini menjadi  ilustrator Majalah Hai. Seniman yang melahirkan figur Lupus dan Ninol itu, mencba memotret wajah banyak tokoh nasional maupun internasional dengan gidang-bidang tegas dan warna yang jelas atau lugu. Namun, hasilnya justru melahirkan nuansa dan rasa baru. “

Karya-karya Wedha kebanyakan adalah lukisan tentang wajah. Menurutnya, wajah manusia tidak harus dipotret atau dilukis dengan warna manusiawi pula. Dia bisa dicorat-coret dengan berbagai garis dan warna-warni lugas dan tegas.

Itu yang dilakukan Wedha Abdul Rasyid, yang sejak tahun 80-an hingga kini menjadi  ilustrator Majalah Hai. Seniman yang melahirkan figur Lupus dan Ninol itu, mencba memotret wajah banyak tokoh nasional maupun internasional dengan gidang-bidang tegas dan warna yang jelas atau lugu. Namun, hasilnya justru melahirkan nuansa dan rasa baru. ” (sumber)

Coba deh liat beberapa karya pak Wedha, keren2 banget…fans nih akoe ma beliau…


Actions

Information

6 responses

1 08 2009
bri

___salamprestasi daribri buat teman___

3 08 2009
kakakdikes

salam kenal jg dari kakakdikes..bro!

18 08 2009
ihrom

salam.,
mau nanya aj nh.. sy pngen/prnah buat gambar tracing spt diatas pake corel draw tp koq nga mrip2 y.. mngkin anda pnya rujukan buku/teknik apa buat gmbr tsb..
thx sblumnya atas infonya..

18 10 2009
kakakdikes

salam jg sdr.ihrom,
hmmm klo teknik buat popart, sederhananya bisa jg lewat corel dengan gambar di tracing jd satu warna,baru kemudian dipecah…sejujurnya saya belum mencoba buat gambar seperti yg anda maksud..hehehehe
mungkin bisa dicari rujukannya di gugel ato di webnya pak wedha…

maaph baru balas komennya,maaph jg saya tidak banyak membantu…

16 09 2009
Wedha ar

Terimakasih buat Bri dan Kakadikes untuk supportnya.

18 10 2009
kakakdikes

Terimakasih kembali buat pak wedha….Trimakasih sudah mampir :D

Leave a comment